Translate

Pengunjung

free counters
Senin, 12 Maret 2012

PROFIL USAHA.

Perkebunan Karet
Kami adalah usaha perseorangan yang bergerak di bidang jual-beli getah karet yang lebih dikenal dengan istilah latek atau kita kenal dengan nama balem. Di daerah sini, kami bisa juga dinamakan tengkulak balem atau tengkulak getah karet.
Karet yang ada di daerah kami yaitu Kabupaten OKU, Propinsi Sumatera Selatan. Balem atau getah karet yang diproduksi disini dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. Getah Karet Rakyat/ Pasar : dihasilkan oleh perkebunan-perkebunan milik perseorangan yang tidak memiliki badan hukum atau bukan milik PT., kebanyakan dimiliki oleh para pendatang dari Pulau Jawa atau para transmigran. Getah karet ini yang dijual bebas kepada siapa saja yang mau mebeli (tengkulak) dengan harga yang menyesuaikan pabrik pengolahan yang mau menerima getah karet dari petani ini. Kemudian dari pabrik ini diolah menjadi karet setengah jadi dalam bentuk slap, karet siklik atau respirena35 yang kemudian dijual atau diekspor ke luar negeri.

2. Getah Karet PPT / karet milik PT.: dihasilkan oleh perkebunan-perkebunan milik PT. tertentu dan tidak dijual bebas melainkan biasanya getah ini diolah oleh PT. tersebut yang kemudian menghasilkan karet setengah jadi dalam bentuk slap, karet siklik atau respirena35 yang kemudian dijual atau diekspor ke luar negeri. Karet milik PT. biasanya memiliki kelebihan karena dari jenis bibit yang biasanya adalah seragam, mengikuti standar pengolahan baik dari masa penanaman, pemeliharaan, pemanenan atau penyadapan sehingga menghasilkan produk yang mutunya lebih baik dibanding dengan karet rakyat.

Getah Karet yang kami miliki ini adalah getah karet yang dibeli langsung dari para petani penyadap/penderes dengan bentuk tertentu. Biasanya balem dibentuk balok atau kepingan, hal itu untuk mempermudah proses penimbangan dan pengangkutan, dengan berat kepingan kurang lebih antara 80 kg – 100 kg. Balem yang ada merupakan hasil dari perkebunan rakyat dan biasanya milik perseorangan juga. Sehingga memberikan keadaan dimana proses pemanenan dan hasilnya, ada yang tidak sesaui standar yang ditentukan untuk menjaga kualitas lateks/balem sesuai setandar mutu.selain itu juga dari sekian banyak petani tidak jarang juga diantara mereka ada yang berbuat “nakal” dengan tujuan mendapatkan bobot balem yang tinggi dengan menambahkan partikel atau benda-benda tertentu yang bukan merupakan getah karet. Dengan kata lain kita sebagai pembeli harus jeli dengan cara meneliti keping demi keping balem saat penimbangan. Itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang sudah terbiasa membeli balem dari petani, mereka yang sudah ahli membedakan mana balem yang baik dan yang tidak, dan harus mampu memprediksi kadar air yang ada, sebab jika tidak mampu seperti itu maka hal itu akan menyebabkan kerugian.

Ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan ketika membeli balem /lateks yang ada di petani yaitu:

1. Perkiraan jumlah kadar air.
2. Kemurnian kandungan balem atau getah karet yang ditimbang.

Cara memprediksi jumlah kadar air di dalam balem adalah sebagai berikut, contoh; kebiasaan para tengkulak ketika membeli getah karet kepada petani adalah mingguan, tengah bulan dan bulanan. Getah karet atau balem yang dijual petani mingguan adalah getah karet yang masa penampungannya dari panen itu antara 1-2 minggu, hal itu berpengaruh pada kadar air. Jika semakin lama proses penampungan maka semakin baik kualitas balem tersebut karena biasanya kadar airnya akan semakin sedikit. Begitu pula yang disebut balem bulanan, itu jika balem yang dijual sudah mengalami masa penampungan selama sekitar satu bulan, dan balem jenis ini merupakan balem yang sudah masuk kualitas terbaik untuk kalangan petani dan tentunya harga jualnya pun akan lebih tinggi dengan balem mingguan. Balem bulanan lebih baik dengan balem tengah bulan dan balem tengah bulan lebih baik dari balem mingguan, dengan harga masing-masing juga berbeda-beda. Untuk bisa membedakan mana yang balem bulanan, tengah bulan dan mingguan, bisa diketahui dari warna, kelenturan struktur serta campuran lateks perekatnya yang dipakai untuk mencetak dalam bentuk kepingan.

Cara untuk mengetahui kemurnian kandungan balem yang akan ditimbang dengan cara memeriksa tiap keping, dan apabila ada kepingan yang mencurigakan dilakukan proses pembelahan dengan cara mengecek kandungan apakan ada campuran tanah liat, tatal atau kulit batang karet yang disayat atau bahkan ada benda-benda asing lain seperti ranting dan dedaunan, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi resiko kerugian.

Sebenarnya ada cara yang lebih akurat dengan mengambil sampel, kemudian dilakukan penggilingan. Lalu dari sampel tersebuta dilakukan uji laboratorium dengan menggunakan alat dan beberapa proses kimia. Dari pengujian tersebut lateks atau balem yang baik biasanya terkandung dalam lateks segar masih terdapat fraksi kuning latoid (2-10 ppm), enzim peroksidase dan tyrozinase. Fraksi kuning dianggap normal bila mencapai 0,1-1,0 mg tiap 100 gram lateks kering. Dan hal ini biasanya dilakukan oleh suatu perusahaan atau PT yang memiliki perkebunan yang luas dan mesin atau pabrik pengolahan sendiri.

Berikut adalah tabel hasil uji kandungan lateks yang baik dengan perbandingan kandungan kadar air 59,62 % (Lateks Segar) dengan kadar air 1,00 % (Lateks yang dikeringkan).

Bahan
Lateks Segar (%)
Lateks yang Dikeringkan (%)
Kandungan karet
35,62
88,28
Resin
1,65
4,10
Protein
2,03
5,04
Abu
0,70
0,84
Zat gula
0,34
0,84
Air
59,62
1,00



Acuan seorang pembeli atau tengkulak ketika membeli getah karet atau lateks dari petani adalah sebagai berikut :

1. Karet Mingguan, perkiraan getah karet yang diambil atau dipanen petani antara 1 hari sampai dengan 1 minggu.

Kandungan :

a. Kadar Air sekitar 52-58%.
b. Kandungan Karet sekitar 40-46%.

2. Karet Tengah Bulan, perkiraan getah karet yang diambil atau dipanen petani antara 1 minggu hingga 2 mingguan.

Kandungan :

a. Kadar Air Sekitar 48-52%.
b. Kandungan Karet sekitar 48-56%.

3. Karet Bulanan, perkiraan getah karet yang sudah berada di penampungan antara 2 mingguan keatas hingga sekitar 1 bulan.

Kandungan :

a. Kadar Air sekitar 40-48%.
b. Kandungan Karet sekitar 50-58%.

Data tersebut merupakan acuan yang digunakan para tengkulak dimana memang tidak ada petani yang memiliki kualitas getah karet yang benar-benar sesuai dengan standar pengolahan, sehingga asumsi tersebut bertujuan untuk menjembatani antara petani yang membutuhkan uang dengan menjual getah karet yang telah dihasilkan dan antara pedagang yang berharap keuntungan dari proses jual beli tersebut, tentunya diharapkan masing-masing mendapatkan keuntungan yang sewajarnya dan bukan malah saling merugikan.

Bisnis getah karet sangat menjajikan, berikut kami juga menjual dan membeli getah karet bagi anda yang berminat.

Untuk anda yang sedang mencari dan ingin membeli getah karet silahkan klik gambar ini


4 komentar:

syukah mengatakan...

Jual karet blanket juga gak pak?
Atau mungkin tahu di mana ada pabrik/penjualnya

po3ng mengatakan...

@syukah
Untuk sementara ini belum ada.

Anonim mengatakan...

@ Bpk, Sy Burhan, seorang petani karet di salah satu kabupaten di Makassar. Sy ingin memasarkan hasil karet saya. Klo Bpk berminat, silahkan hubungi saya di nomor 08524260xxxx atau email : burhan.xxxx@gmail.com pada PROFIL USAHA.

Anonim mengatakan...

@ Bpk, Sy Burhan, seorang petani karet di salah satu kabupaten di Makassar. Sy sedang mencari bisnis, utk menjual hasil karet saya. Klo Bpk berminat, silahkan hubungi saya di : hp : 08524260xxxx atau 08529926xxxx email : burhan.xxxx@gmail.com pada PROFIL USAHA.

Search

Memuat...

Entri Populer